Narasi Indonesia.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono mengungkapkan isi pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Secretary of State) dalam kunjungannya ke Washington, DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2).
Sugiono menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan kunjungan kehormatan sekaligus membahas pembaruan hubungan bilateral Indonesia–Amerika Serikat, dikutip pada laman resmi kumparan.com.
Ia menyebut kedua pihak membicarakan kerja sama yang telah terjalin di bidang pertahanan, keamanan, ekonomi, hingga people-to-people contact, serta perkembangan situasi kawasan Indo-Pasifik dan ASEAN.
“Jadi kemarin saya bertemu dengan Secretary of State. Tentu saja yang pertama adalah courtesy call dalam kunjungan kita ke Amerika Serikat. Kemudian yang kedua juga membicarakan update mengenai hubungan bilateral,” kata Sugiono dalam konferensi pers di Washington, DC, Jumat (20/2).
Selain isu bilateral, pertemuan tersebut juga menyinggung hasil Board of Peace (BOP) yang digelar sebelumnya. Sugiono menyampaikan bahwa pihak Amerika Serikat mengapresiasi komitmen Indonesia untuk berpartisipasi dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), termasuk rencana pengiriman pasukan sebagaimana telah disampaikan Presiden.
“Beliau juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas komitmen pemerintah Indonesia untuk berpartisipasi di ISF,” kata Sugiono.
Ia menambahkan, Indonesia bersama negara-negara dalam kelompok delapan juga menyampaikan perhatian terhadap situasi di Palestina dan Tepi Barat.
“Dan kita semua meyakini bahwa kepemimpinan Amerika Serikat untuk menghentikan atau menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi di sana sangat penting. Kami berharap supervisi atau pengawasan yang dilakukan dapat membuat rencana Board of Peace ini terus berlanjut ke fase berikutnya,” tandasnya.*
