NarasiIndonesia.com, Gianyar, Bali – Universitas Warmadewa melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat terus berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu program yang dilaksanakan adalah “Penguatan Ketahanan Pangan melalui Revitalisasi Usaha Budidaya Lele Berbasis Manajemen Keuangan, Pemasaran Digital, dan Inovasi Produk Olahan” pada Komunitas Budidaya Lele Mina Gaga Mekar, Br. Biya, Kelurahan Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat dengan ruang lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang didukung pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Program pengabdian ini dipimpin oleh Dr. Putu Yudha Asteria Putri, S.E., M.Si. dari Program Studi Akuntansi Universitas Warmadewa bersama anggota tim Dr. Ida Ayu Cynthia Saisaria Mandasari, S.E., M.M. dari Universitas Warmadewa dan Dr. drh. Nyoman Yudiarini, S.KH., M.Agb. dari Universitas Mahasaraswati.
Komunitas Budidaya Lele Mina Gaga Mekar merupakan kelompok pembudidaya ikan air tawar yang telah berjalan sejak tahun 2019. Kelompok ini memiliki 12 anggota aktif dengan luas pengelolaan lahan sekitar 10 are dan 15 kolam pembesaran. Dalam satu siklus produksi selama dua hingga tiga bulan, kelompok mampu menghasilkan sekitar 600–800 kilogram ikan lele dengan tingkat kelangsungan hidup sekitar 80 persen.
Potensi tersebut menunjukkan bahwa usaha budidaya lele memiliki peluang besar dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Namun, hasil identifikasi awal menunjukkan masih terdapat beberapa kendala, seperti proses budidaya yang belum sepenuhnya menggunakan standar operasional, pencatatan keuangan usaha yang belum sistematis, keterbatasan inovasi produk, serta pemasaran yang masih bergantung pada penjualan lele segar melalui pengepul.
Melalui program pemberdayaan ini, tim Universitas Warmadewa memberikan pendampingan secara menyeluruh dengan pendekatan berbasis kebutuhan mitra. Pendampingan dilakukan melalui penguatan sistem budidaya, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP), pelatihan manajemen keuangan sederhana, pencatatan biaya produksi, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), pengelolaan laba dan arus kas, serta pengembangan strategi pemasaran digital.
Selain meningkatkan kemampuan manajemen usaha, program ini juga mendorong diversifikasi produk melalui pengembangan olahan lele beku siap masak. Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk, memperpanjang masa simpan, serta mengurangi ketergantungan mitra terhadap pemasaran lele segar. Penguatan identitas produk juga dilakukan melalui pengembangan kemasan dan merek agar produk memiliki daya saing yang lebih baik di pasar.
Ketua Tim Pengabdian, Dr. Putu Yudha Asteria Putri, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis budidaya, tetapi juga membangun kemandirian usaha masyarakat melalui penguatan aspek manajemen dan inovasi.
“Pengembangan usaha masyarakat harus dilakukan secara terpadu, tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat kemampuan dalam mengelola keuangan, menciptakan nilai tambah produk, dan memperluas akses pasar melalui teknologi digital,” ungkapnya.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Warmadewa menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia sebagai lembaga pemberi dana yang telah memberikan dukungan pendanaan bagi terlaksananya program ini dan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Warmadewa.
Dukungan pendanaan tersebut memiliki peran penting dalam mendorong perguruan tinggi untuk menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Melalui program ini, Universitas Warmadewa dapat memperkuat peran tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan inovasi berbasis kebutuhan lokal.
Editor:
(m/NI)
