Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hadiri LK II dan LKK HMI Bantaeng, Ahmad Doli Soroti Kaderisasi sebagai Jantung Organisasi

Jumat, 19 Juni 2026 | Juni 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-19T07:27:24Z

Narasi Indonesia.com, Bantaeng – Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI sekaligus Presidium KAHMI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menghadiri pembukaan Training Raya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Senin (15/6/2026). Kegiatan yang menggabungkan Latihan Kader II (LK II) dan Latihan Khusus Kohati (LKK) tersebut mengusung tema “Meretas Episteme HMI dalam Simulakra Geostrategi Indonesia.”


Selain membuka kegiatan, Ahmad Doli Kurnia Tandjung juga menjadi pengisi stadium general di hadapan para peserta yang berasal dari berbagai cabang HMI. Acara pembukaan turut dihadiri oleh Bupati Bantaeng, Koordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI Sulawesi Selatan, serta Ketua Umum Badan Koordinasi HMI Sulawesi Selatan.


Dalam penyampaiannya, Doli menekankan pentingnya penguatan tradisi intelektual dan kaderisasi di tubuh HMI agar organisasi tetap mampu menjawab tantangan kebangsaan yang semakin kompleks. Menurutnya, HMI harus terus melahirkan kader-kader yang memiliki kapasitas keilmuan, kepemimpinan, dan komitmen kebangsaan yang kuat.


Sebagaimana tradisi dalam setiap pelaksanaan LK II, rangkaian diskusi dan penyampaian materi berlangsung hingga larut malam. Bahkan, saat Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyampaikan materinya, waktu telah memasuki hari berikutnya.


“Seperti biasa, sesi LK selalu berlangsung hingga larut malam. Bahkan saat saya memberikan materi, hari sudah berganti. Ini menunjukkan semangat belajar dan militansi yang luar biasa dari para peserta LK II dan LKK HMI,” ujarnya.


Sebagai bagian dari keluarga besar Korps Alumni HMI (KAHMI), Doli menyampaikan pesan khusus kepada seluruh kader dan alumni untuk terus menjaga keberlangsungan proses kaderisasi di HMI.


“Sebagai KAHMI, pesan saya hanya satu: jika kita sayang kepada HMI, jangan biarkan mata air perkaderan kering. Kaderisasi adalah jantung organisasi yang harus terus dijaga dan diperkuat,” tegasnya.


Training Raya HMI Cabang Bantaeng ini diharapkan menjadi ruang penguatan kapasitas kader sekaligus sarana konsolidasi pemikiran dalam menghadapi dinamika kebangsaan dan tantangan geostrategi Indonesia di masa depan.*


(m/NI)

×
Berita Terbaru Update