Narasi Indonesia.com, Medan – Kehadiran Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menjadi sorotan dalam pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sumatera Utara masa bakti 2026–2031 yang berlangsung di Regale International Convention Centre, Jalan H. Adam Malik, Medan, pada Minggu (21/6/2026).
Kehadiran Ahmad Doli Kurnia Tandjung, yang dikenal sebagai salah satu figur penting dalam kaderisasi Partai Golkar dan politik nasional, semakin menegaskan posisi strategis AMPI sebagai organisasi kepemudaan yang berperan dalam mencetak calon-calon pemimpin masa depan.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP AMPI, Jerry Sambuaga. Pada kesempatan itu, David Luther Lubis kembali memperoleh mandat memimpin DPD AMPI Sumatera Utara periode 2026–2031 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) IX AMPI Sumut.
Proses pemilihan yang berlangsung singkat namun sarat semangat musyawarah dan konsensus tersebut mencerminkan soliditas internal organisasi serta tingginya kepercayaan kader terhadap kepemimpinan David Luther Lubis.
Di hadapan para tokoh nasional dan daerah, termasuk Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Jerry Sambuaga menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar pergantian struktur organisasi, melainkan momentum awal memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput.
“Di bawah kepemimpinan Bang David, saya berharap AMPI Sumut terus melakukan pengembangan organisasi mulai dari tingkat kabupaten dan kota, rayon, sub rayon, bahkan hingga pelosok daerah. Konsolidasi merupakan fondasi utama bagi organisasi untuk tetap hidup, tumbuh, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Jerry.
Mantan Wakil Menteri Perdagangan RI periode 2019–2024 itu juga mengapresiasi pelaksanaan Musda IX AMPI Sumut yang berlangsung cepat, demokratis, dan kondusif. Menurutnya, Musda di Sumatera Utara menjadi salah satu yang tercepat dalam sejarah penyelenggaraan Musda AMPI di Indonesia.
“Hanya sekitar tiga puluh menit, proses penetapan ketua selesai. Ini menunjukkan bahwa Bang David mendapatkan dukungan penuh dari seluruh DPD AMPI kabupaten/kota se-Sumatera Utara,” katanya.
Sementara itu, David Luther Lubis menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.
Menurut David, generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari maraknya judi online, penyalahgunaan narkotika, hingga derasnya arus globalisasi dan revolusi digital. Karena itu, AMPI harus hadir sebagai ruang kaderisasi dan laboratorium kepemimpinan yang mampu membentuk generasi unggul.
“AMPI harus menjadi kawah candradimuka yang melahirkan kader-kader visioner, berintegritas, serta memiliki kapasitas untuk menjadi pemimpin masa depan yang mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Muhammad Bobby Afif Nasution, Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara Andar Amin Harahap, serta sejumlah tokoh politik dan pemuda lainnya. Kehadiran para pemimpin nasional dan daerah itu menunjukkan besarnya perhatian terhadap penguatan kaderisasi generasi muda di Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Bobby Afif Nasution mengajak seluruh organisasi kepemudaan untuk meninggalkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama.
Menurutnya, tantangan seperti penyalahgunaan narkoba, kriminalitas, pungutan liar, hingga maraknya pengiriman tenaga kerja ilegal membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan.
“Banyak persoalan yang harus kita selesaikan bersama. Organisasi kepemudaan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Kita harus duduk bersama, membangun sinergi, dan menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Pelantikan DPD AMPI Sumatera Utara periode 2026–2031 bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan. Kehadiran Ahmad Doli Kurnia Tandjung bersama para tokoh nasional dan daerah menjadi simbol kuat bahwa AMPI tetap diposisikan sebagai pilar kaderisasi strategis, ruang pembinaan generasi muda, serta mitra penting pemerintah dalam mempersiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Di tengah perubahan global yang berlangsung cepat, AMPI Sumatera Utara dituntut tidak hanya besar secara struktur, tetapi juga kokoh dalam gagasan, matang dalam kaderisasi, dan konsisten melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas, adaptif, serta memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.*
(m/NI)
