Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

MUI Desak RI Keluar dari Dewan Perdamaian Bentukan Trump usai Serangan AS-Israel ke Iran

Minggu, 01 Maret 2026 | Maret 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-01T09:43:54Z

Narasi Indonesia.com, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk keluar dari Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pernyataan ini disampaikan MUI merespons serangan AS dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026). 


Menurut MUI, AS tengah memainkan peran sentral dalam pengelolaan konflik Palestina melalui BoP. Namun, sikap AS dinilai tidak mengarah ke perdamaian Palestina, dikutip pada laman resmi inews.id.


"Untuk itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan dari BoP karena dipandang tidak efektif mewujudkan kemerdekaan sejati di Palestina," tulis MUI dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan pada Minggu (1/3/2026). 


Tausiyah MUI tersebut tertuang dalam surat Nomor: Kep-28/DP-MUI/III/2026 dan ditandatangani Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan.


MUI menilai yang terjadi justru sebaliknya, Trump melakukan serangan bersama Israel terhadap Iran dan memicu perang regional yang melibatkan berbagai kekuatan, baik secara langsung maupun melalui proksi. 


MUI mengajak umat Islam di berbagai belahan dunia agar terus melakukan qunut nazilah secara sungguh-sungguh berdoa dalam shalat untuk memohon pertolongan dan perlindungan Allah SWT terhadap umat Muslim yang sedang mengalami kesulitan, penindasan, atau musibah di berbagai belahan dunia. 


"MUI menyerukan kepada PBB dan OKI untuk langkah-langkah maksimal menghentikan perang dan menghormati hukum internasional. MUI berkeyakinan bahwa perang akan mendatangkan kemudharatan global," kata MUI.


Serangan AS dan Israel terhadap Iran membuat Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur. MUI menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dan mendoakan agar Khamenei menjadi penghuni surga.


"MUI menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei sebagai akibat serangan Israel-Amerika pada (28/2/2026). Kita menyampaikan inna ilaihi raji'un sebagai syahada kita doakan semoga menjadi penghuni surga, Aamin," tulisnya.


MUI mengutuk serangan Israel yang didukung oleh Amerika karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.*


 

×
Berita Terbaru Update