Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dibuka Jokowi, Rektor Cup 2024 UMM Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Minggu, 09 Juni 2024 | Juni 09, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-06-09T09:03:40Z


Narasi Indonesia.com, MALANG-Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menggelar Rektor Cup, sebuah ajang bergengsi yang bertujuan mengasah bakat dan menggali potensi mahasiswa. Dengan slogan ‘tiada hari tanpa prestasi’, acara ini berlangsung selama kurang lebih satu bulan sejak Mei lalu, pada Minggu (9/6/2024).


Rektor Cup tahun ini diikuti oleh 1.200 delegasi mahasiswa dari sepuluh fakultas dan 32 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), termasuk mahasiswa asing yang turut meramaikan ajang tahunan ini.


Pembukaan Rektor Cup UMM 2024 dilakukan langsung oleh Badan Pembina Harian (BPH) UMM Prof. Dr. Joko Widodo, M.Si., yang akrab disapa Jokowi. Dalam sambutannya, Jokowi menyatakan bahwa acara ini merupakan wadah bagi mahasiswa untuk berkreasi dan mengasah potensi.


“Rektor Cup tentu akan terus dilaksanakan setiap tahun. Agenda ini penting sekali untuk mendorong munculnya potensi dan bakat yang saudara miliki. Selain itu juga menjadi pelengkap pengalaman mahasiswa di dunia kampus,” tegasnya dikutip pada laman resmi UMM.


Jokowi menekankan bahwa pengalaman berkompetisi, baik kalah maupun menang, adalah hal yang biasa dalam perlombaan. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa dapat belajar berkompetisi secara sehat, menghormati, dan legowo. Ini akan mempersiapkan mereka untuk menghadapi kehidupan nyata di masyarakat dengan lebih baik.


Di sisi lain, Ketua pelaksana Rektor Cup 2024, Ruli Inayah Romadhoan, S.Sos, M.Si., menyatakan bahwa Kampus Putih sangat mendukung mahasiswa untuk selalu berprestasi. “Rektor Cup ini menjadi wadah untuk terbentuknya insan yang berprestasi di segala bidang. Tidak hanya skill yang menjadi indikator penilaian dalam Rektor Cup tahun ini, namun juga melatih stabilitas emosional dan manajemen waktu. Dengan begitu, ajang ini juga bisa menunjang mahasiswa di lingkungan luar kampus,” ujarnya.


Ruli juga menambahkan bahwa Rektor Cup menjadi ajang silaturahmi bagi mahasiswa dari berbagai daerah dengan latar belakang suku, adat, budaya, dan agama yang berbeda, namun tetap menjaga kedamaian dan kebanggaan. Berbagai bidang dilombakan dalam kompetisi ini, mulai dari olahraga, seni, penalaran, dan lainnya.


Keseruan Rektor Cup juga dirasakan Putri Nur Lutfia, mahasiswa prodi Psikologi yang berpartisipasi dalam kompetisi Seni Tari. Ia mengaku bahwa kompetisi ini sangat menguras tenaga, pikiran, dan waktu. “Saya dan tim perlu membuat koreografi dan berlatih hampir setiap hari. Pada waktu yang sama, saya juga harus berkuliah dan mengerjakan tugas. Maka menjaga kestabilan emosi dan konsistensi adalah hal yang wajib. Apalagi saya dan tim sebelumnya tidak begitu kenal sehingga belum terbentuk chemistry yang baik,” katanya.


Meski begitu, Lutfia yakin bahwa usaha tidak mengkhianati hasil. Ia juga merasa Rektor Cup tahun ini seru dan menyenangkan. “Ajang ini memiliki kesan yang tidak bisa dilupakan karena memberikan pengalaman unik dan bisa memperluas jaringan pertemanan,” ungkapnya mengakhiri.*


(m/NI)

×
Berita Terbaru Update