Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Heboh, Perusahaan Kripto Korsel Tak Sengaja Kirim Bitcoin Senilai Rp741,6 Triliun kepada Penggunanya

Sabtu, 07 Februari 2026 | Februari 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-08T05:09:39Z

Narasi Indonesia.com, Seoul - Bursa kripto Korea Selatan (Korsel), Bithumb, mengumumkan bahwa mereka secara tidak sengaja telah mengirim Bitcoin senilai USD44 miliar (lebih dari Rp741,6 triliun) kepada para pelanggan sebagai hadiah promosi. Kejadian pada hari Jumat itu telah memicu aksi jual tajam di bursa tersebut.


Perusahaan kripto itu akhirnya membatasi perdagangan dan penarikan untuk 695 pelanggan yang terdampak dalam waktu 35 menit setelah distribusi Bitcoin yang tidak sengaja, dikutip pada laman resmi inews.id.


Bursa awalnya berencana untuk mendistribusikan hadiah uang tunai kecil sebesar 2.000 won Korea (Rp23.000) kepada setiap pengguna sebagai bagian dari acara promosi, tetapi para pengguna Bithumb malah menerima masing-masing 2.000 Bitcoin.


Tidak disebutkan secara rinci jumlah pengguna yang menerima masing-masing 2.000 Bitcoin tersebut.


"Kami ingin memperjelas bahwa insiden ini tidak terkait dengan peretasan eksternal atau pelanggaran keamanan, dan tidak ada masalah dengan keamanan sistem atau manajemen aset pelanggan," kata Bithumb dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (8/2/2026).


Namun, regulator keuangan Korea Selatan, termasuk Komisi Jasa Keuangan, mengatakan insiden tersebut telah mengungkap kerentanan dan risiko aset virtual.


Setelah pertemuan darurat, pihak regulator mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan meluncurkan inspeksi di tempat terhadap Bithumb dan bursa kripto lainnya jika ditemukan penyimpangan selama peninjauan sistem kontrol internal mereka, serta kepemilikan dan operasi aset virtual mereka.


Harga Bitcoin sempat anjlok 17 persen menjadi 81,1 juta won pada Jumat malam di Bithumb, menurut grafik dari bursa tersebut. Kemudian pulih dan terakhir diperdagangkan pada 104,5 juta won.


Bithumb tertinggal dari Upbit, pemain dominan di ruang kripto Korea Selatan.*


 

×
Berita Terbaru Update