Narasi Indonesia.com, Wamena - Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dilaksanakan pada Senin, 8 Desember 2025, bertempat di Asrama Putri Tolikara, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan pemuda asal Kabupaten Tolikara, dengan tujuan memperkuat pemahaman kebangsaan serta pendidikan karakter generasi muda, pada Jumat (26/12/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Anggota DPD RI/MPR RI, Arianto Kogoya, S.E., sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Arianto Kogoya menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi muda yang berintegritas, berakhlak mulia, serta memiliki jiwa kebangsaan yang kuat. Menurutnya, tantangan globalisasi, pesatnya perkembangan teknologi, dan dinamika perubahan sosial yang terjadi saat ini menuntut penguatan karakter agar generasi muda tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
Lebih lanjut, Arianto Kogoya menjelaskan sejumlah poin yang melatarbelakangi urgensi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial perlu ditanamkan sejak dini sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Internaliasi nilai-nilai tersebut diyakini mampu membentuk sikap toleran, saling menghormati, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri, masyarakat, dan negara.
Dalam konteks kehidupan sehari-hari, narasumber juga menguraikan berbagai sikap yang mencerminkan karakter bangsa dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2024. Sikap tersebut antara lain menjunjung tinggi persatuan di tengah keberagaman, menegakkan nilai kejujuran, disiplin, dan kerja keras, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial di lingkungan masing-masing. Generasi muda dinilai memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sekaligus teladan bagi masyarakat.
Selain itu, materi sosialisasi menekankan pentingnya pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila yang terintegrasi dalam Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Keempat pilar tersebut menjadi pedoman fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus dipahami dan diamalkan oleh seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Para peserta tampak aktif mengikuti rangkaian acara serta berdiskusi mengenai peran mahasiswa dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan di tengah perkembangan sosial yang semakin kompleks. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Putra/i Tolikara di Wamena semakin memiliki kesadaran dan komitmen untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya Indonesia yang maju dan berkarakter.*
(k/NI)
