Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Prabowo Minta TNI Ikut Bantu Jaga Kekayaan Alam: Masih Banyak yang Dicuri

Minggu, 05 Oktober 2025 | Oktober 05, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-05T08:19:04Z


Narasi Indonesia.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta TNI untuk turut membantu menjaga kekayaan dan sumber daya alam Indonesia. Hal ini karena selama ini Prabowo melihat masih banyak kekayaan Indonesia yang diambil oleh kekuatan yang disebutnya tidak bertanggung jawab.


Untuk itu, Prabowo meminta TNI dapat membantu penegak hukum sampai pemerintah daerah maupun pusat.


“TNI harus introspeksi diri dengan semua organisasi yang kita miliki. TNI harus tanggap, TNI harus bantu penegak hukum, TNI harus bantu pemerintah daerah, pemerintah pusat, untuk menjaga kekayaan kita, sumber daya alam kita,” kata Prabowo dalam amanatnya pada HUT ke-80 TNI di Silang Monas, Jakarta Pusat pada Minggu (5/10), dikutip pada laman resmi Kumparan.com.


Terkait kekayaan yang disebut Prabowo diambil oleh kekuatan tidak bertanggung jawab, Prabowo juga menyinggung bahwa sampai hari ini penyelundupan terkait kekayaan alam juga masih terjadi.


“Ratusan tahun Nusantara ini selalu diganggu, diinvasi oleh kekuatan-kekuatan asing. Mereka ke kita untuk mengambil kekayaan kita. Sampai hari ini, sampai detik ini, masih banyak kekayaan kita yang dicuri, yang diselundupkan, yang diambil oleh kekuatan-kekuatan yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.


Ia memandang bahwa kekayaan alam Indonesia seharusnya diselamatkan, dihemat dan dikelola. Dengan begitu, kemiskinan di Indonesia dapat dihilangkan.


“Kekayaan tersebut sangat penting agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju, negara yang modern, negara yang adil dan makmur sesuai cita-cita kebangsaan,” kata Prabowo.


Dalam kesempatan ini, Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada TNI karena sudah turut membantu pembangunan ekonomi.


“Saudara-saudara sekalian, terima kasih saudara sudah aktif sekali dengan membantu pembangunan ekonomi demi kepentingan rakyat Indonesia,” ujarnya.*


 

×
Berita Terbaru Update