![]() |
Narasi Indonesia.com, LOMBOK TENGAH NTB-Kontestasi politik di Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin menghangat menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB 2024. Salah satu momen penting terjadi pada Sabtu siang, 8 Juni 2024 saat Zulkieflimansyah dan Suhaili atau Abah Uhel resmi mendeklarasikan diri sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB, pada Senin (10/6/2024).
Deklarasi yang berlangsung di Praya, Lombok Tengah, ini dihadiri oleh ratusan relawan serta sejumlah tokoh politik dan tuan guru di NTB.
Zulkieflimansyah, yang kerap disapa Zul, mengungkapkan alasan memilih Suhaili sebagai calon wakil gubernur NTB. Zul meyakini duet Zul-Uhel memiliki potensi besar untuk memenangkan Pilgub NTB berdasarkan hasil survei terbaru.
"Walaupun survei (diduetkan) dengan Ibu Rohmi (Sitti Rohmi Djalillah) tinggi, kami juga melakukan survei Zul-Uhel. Ternyata hasilnya hampir sama," kata Zul dalam pidatonya di Lombok Tengah.
Zul menjelaskan bahwa selain Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Golkar juga melakukan survei terkait elektabilitas dirinya maupun Uhel. Hasil survei yang menunjukkan potensi kemenangan membuat Zul optimistis menghadapi Pilgub NTB 2024.
Hubungan antara Zul dan Uhel pernah mengalami ketegangan pada Pilgub NTB 2018, saat Uhel berpasangan dengan almarhum Mohammad Amin. Pada saat itu, pasangan Suhaili-Amin meraih posisi kedua dengan 674.602 suara, kalah dari duet Zul-Rohmi yang memperoleh 811.945 suara.
"Periode yang lalu kami berhadapan. Cuma, karena kalah kencang doanya, saya menang," ujar Zul berseloroh, mengingat persaingan tersebut.
Rencana duet Zul-Uhel untuk maju dalam Pilgub NTB 2024 sebenarnya sudah mencuat sejak beberapa waktu lalu. Partai Golkar dan PKS bahkan sempat mengadakan pertemuan tak lama setelah pecahnya koalisi petahana antara Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalillah (Zul-Rohmi) jilid II.
Zul dan Rohmi memutuskan untuk tidak lagi berpasangan setelah masing-masing memutuskan untuk maju sebagai calon gubernur pada Pilgub NTB 2024. Sitti Rohmi Djalillah kemudian memutuskan menggandeng Musyafirin sebagai calon wakil gubernur.
Zulkieflimansyah mengakui bahwa kepemimpinannya bersama Rohmi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023 mendapat tingkat kepuasan yang tinggi dari masyarakat NTB. Ia menyebut hal ini sebagai salah satu alasan mengapa Rohmi memutuskan untuk maju sendiri sebagai calon gubernur pada Pilgub NTB tahun ini.
"86 persen masyarakat NTB puas dengan kepemimpinan kami. Mungkin karena kinerja yang dipersepsikan masyarakat cukup baik, ibu wagub saya, Ibu Rohmi, berinisiatif maju sendiri," tandas Zul.
Deklarasi Zul-Uhel ini menjadi salah satu penanda penting dalam dinamika politik NTB menjelang Pilkada Serentak 2024. Masyarakat NTB kini menantikan perkembangan lebih lanjut dari persaingan sengit antara pasangan Zul-Uhel dan Rohmi-Firin dalam Pilgub NTB mendatang.*
(m/NI)
