Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menko PMK RI Muhadjir Effendy Hadir dalam Rapat Kerja Anggaran

Sabtu, 08 Juni 2024 | Juni 08, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-06-08T17:13:22Z


Narasi Indonesia.com, JAKARTA-Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy, hadir dalam Rapat Kerja Anggaran yang diadakan oleh Badan Anggaran DPR RI pada Rabu, 5 Juni 2024. Rapat tersebut bertempat di Gedung DPR RI dan juga dihadiri oleh Menkopolhukam Hadi Tjahjanto serta Menkomarinves Luhut Binsar Pandjaitan, pada Sabtu (8/6/2024).


Pertemuan ini membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) masing-masing kementerian koordinator untuk tahun 2025. Menko PMK Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa terdapat delapan sasaran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025, di mana empat di antaranya berkaitan langsung dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Kemenko PMK. Sasaran tersebut meliputi penurunan angka Rasio Gini, peningkatan Indeks Modal Manusia, penurunan angka pengangguran, dan penurunan angka kemiskinan.


"Sesuai dengan Tupoksi Kemenko PMK, untuk mencapai sasaran tersebut kami telah menyusun rencana kerja yang berfokus pada koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian (KSP) dengan titik berat pada sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial," ujar Muhadjir.


Dalam sektor pendidikan, revitalisasi vokasi akan terus dilanjutkan melalui penguatan teaching industry dan SMK Pusat Unggulan. Pada sektor kesehatan, pemerintah berkomitmen untuk memastikan pemerataan fasilitas dan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama di wilayah yang belum terjangkau. Sementara itu, untuk perlindungan sosial, pemerintah sedang melakukan uji coba perluasan jaminan sosial yang mencakup tidak hanya kesehatan, tetapi juga ketenagakerjaan.


"InsyaAllah, dengan kolaborasi dan dukungan dari seluruh lembaga, kementerian, dan seluruh elemen bangsa, kita dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sesuai dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025," tambah Muhadjir.


Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar kementerian dan lembaga guna mewujudkan tujuan pembangunan nasional yang lebih baik dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia.*


(m/NI)

×
Berita Terbaru Update