Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Banjir di Aceh Utara Meluas, 19 Kecamatan Terendam

Kamis, 27 November 2025 | November 27, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-28T04:42:11Z


Narasi Indonesia.com, Aceh Utara - Banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Utara sejak beberapa hari terakhir terus meluas hingga merendam 19 kecamatan. Peristiwa ini terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang menyebabkan empat tanggul sungai di wilayah tersebut jebol. 


Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah menetapkan status siaga darurat banjir sejak Jumat (28/11/2025). Di Desa Blang Peuria, Kecamatan Samudera, warga mulai meninggalkan rumah mereka dan menerobos banjir untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman, dikutip pada laman resmi inews.id.


Ketinggian banjir di kawasan ini hampir mencapai dua meter. Sementara itu, di Desa Pucok Alue dan Pulo Seuke, Kecamatan Baktiya, petugas Search and Rescue bersama aparat TNI dan Polri mengevakuasi warga, terutama anak-anak dan lansia karena debit air terus meningkat hingga merendam ratusan rumah.  


Banjir juga merendam jalan lintas nasional di pusat Kota Lhoksukon. Ketinggian air yang hampir mencapai satu meter dengan arus deras membuat aktivitas lalu lintas lumpuh total. 


Sejumlah fasilitas umum di kawasan tersebut tidak dapat digunakan.  Sebanyak 19 kecamatan yang terendam banjir, yakni Tanah Jambo Aye, Baktiya, Seuneudon, Muara Batu, Langkahan, Syamtalira Aron dan Samudera. 


Kemudian, Baktiya Barat, Lapang, Dewantara, Matang Kuli, Banda Baro, Lhoksukon, Pirak Timu, Kuta Makmur, Tanah Luas, Sawang, Nibong dan Meurah Mulia. Hampir semua wilayah yang terdampak masuk dalam kategori parah.  


Plt Sekda Aceh Utara, Jamaluddin menyampaikan data sementara bahwa jumlah warga terdampak banjir mencapai 4.583 orang dari 2.713 keluarga. 


Sedangkan warga yang mengungsi tercatat sebanyak 3.472 orang dari 984 keluarga. Angka ini diperkirakan terus bertambah seiring meningkatnya debit banjir.*


 

×
Berita Terbaru Update